Nov 3, 2015

Solo Travelling ke Singapura (5 Hari 4 Malam ) Part 2

Sekarang saya akan melanjutkan cerita perjalanan saya selama 5 hari 4 malam di Singapura, bagian pertama perjalanan saya dapat dilihat disini. Di hari ketiga ini, rencana perjalanan saya adalah pergi ke Sentosa Island, Orchard Road, dan kembali ke Marina Bay untuk menikmati pemandangan di malam hari.

Hari 3 (Geylang Serai, Sentosa Island, Orchard Road, Clarke Quay, China Town, Marina Bay)
Keluar dari hostel sekitar pukul 09.00, saya terlebih dahulu mencari sarapan di Geylang Serai Market yeng merupakan pasar basah (Wet Market) terbesar di Singapura dan terkenal sebagai pusat komunitas masyarakat melayu di Singapura. Di lantai dasar pasar ini terdapat lapak-lapak penjual berbagai macam kebutuhan bahan pokok dan penjual berbagai macam snack sebagaimana pasar-pasar tradisional di Indonesia, tapi kondisi pasar cukup bersih dan rapi hanya saja bau khas pasar tradisional masih tercium di pasar ini. Di lantai kedua pasar ini saya menemukan food court dan penjual berbagai macam pakaian.

Karena tujuan saya hanya untuk mencari sarapan, saya langsung saja menuju lantai kedua pasar. Tempat makan yang terkenal disini adalah Sinar Pagi Nasi Padang. Namun tentu saja bukan itu yang saya cari, makanan yang saya cari disini adalah Nasi Lemak. Saya membeli Nasi Lemak di salah satu kios seharga SGD 2,2 saja per porsinya. Sedangkan minuman yang saya pesan adalah Bandung (bukan nama kota di Indonesia), yaitu berupa minuman dingin campuran susu dan syrup mawar dengan harga SGD 1,4.

Nasi Lemak @ Geylang Serai Market
Sirap Bandung @ Geylang Serai Market

Selepas sarapan di Geylang Serai, saya langsung menuju Sentosa Island dengan menggunakan MRT dari Stasiun Eunos menuju Stasiun Harbourfront. Stasiun Harbourfront ini terhubung dengan VivoCity Mall, dan dari sini ada beberapa pilihan untuk menuju ke Sentosa Island. Yang pertama adalah cara paling mahal yaitu dengan menaiki Cable Car dengan biaya sebesar SGD 29 pulang-pergi. Cara kedua yang merupakan cara yang cepat dan paling banyak digunakan adalah dengan menaiki monorail seharga SGD 4. Dan cara termurah adalah dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter melalui Sentosa Boardwalk dengan biaya hanya SGD 1. Saya memilih cara ini, karena selain murah, saya juga bisa lebih menikmati pemandangan laut lebih lama. Saya juga tidak terlalu kelelahan, karena di jalur ini juga terdapat beberapa travelator atau eskalator dengan bentuk datar sehingga saya tidak 100% berjalan kaki, dan juga di ujung Sentosa Boardwalk terdapat tap water sehingga saya bisa mengisi ulang tumbler saya. Beruntungnya, pada waktu itu loket pembelian tiket Sentosa Boardwalk sedang direnovasi sampai akhir tahun 2015, sehingga tidak ada pungutan biaya alias gratis jika memasuki Sentosa Island dengan cara ini.

Sentosa Broadwalk

Di Sentosa Island saya hanya melihat pemandangan laut, berkeliling dan mengambil beberapa foto di depan Universal Studio. Saya kembali ke Vivocity dan menuju Orchard Road pada siang itu juga.

Di Orchard Road, tak banyak yang saya lakukan karena memang saya tidak berniat berbelanja di sini. Saya hanya berkeliling di Lucky Plaza dan langsung kembali ke hostel untuk beristirahat. Malamnya saya lanjutkan perjalanan ke Clarke Quay. Tempat ini merupakan kawasan pinggiran Singapore River. Disini terdapat banyak sekali restauran dan bar, dan juga banyak perahu wisata yang berlalu lalang di Sungai. Namun saya disini hanya duduk-duduk di pinggiran sungai menikmati suasana dan udaranya yang cukup sejuk. Pada malam hari, kawasan ini sangat gemerlap oleh lampu-lampu restaurant/bar maupun oleh lampu perahu yang berwarna warni.
Clarke Quay

Saya lalu meluncur ke China Town, tepatnya ke Pagoda Street untuk sekilas melihat toko-toko souvenir disana. Harga souvenir disini jauh lebih murah daripada souvenir yang dijual di Lucky Plaza atau Toko Souvenir di Marina Bay, saya tidak membeli apapun karena saya ingin membandingkan harganya terlebih dahulu dengan souvenir di Mustafa Centre yang menurut banyak orang merupakan tempat yang paling murah untuk membeli souvenir di Singapura.
China Town

Tak lama saya pergi Marina Bay Sands, kembali menaiki MRT dan saya turun di Bayfront MRT. Karena hari menjelang sore, cuaca disini tidak sepanas hari sebelumnya. Saya hanya berjalan memutar menyusuri Helix Bridge dan setelah itu kembali ke Hostel dengan menaiki bis di depan Esplanade Mall. Berbeda dengan menaiki MRT, penumpang tidak terlalu banyak sehingga banyak kursi kosong. Jurusan bis di Singapura sangat banyak, sehingga menyulitkan saya dalam memilih jurusan yang akan saya naiki. Tarif bis jauh lebih mahal dibandingkan menaiki MRT, namun dengan menggunakan Singapore Tourist Pass (STP) saya mempunyai saldo unlimited yang dapat digunakan berkali-kali untuk naik Bus.

Sebelum sampai di Hostel, saya menyempatkan untuk makan malam di Imam Banana Leaf Restaurant. Restaurant ini serupa degan Mufiz Restaurant yang sudah saya ceritakan sebelumnya yaitu berupa restauran india-melayu yang menyediakan berbagai masakan halal. Disini saya memesan seporsi Mee Goreng dan Sirap Bandung.
Mee Goreng @ Imam Banana Leaf

Pengeluaran Hari Ketiga:
  • Nasi Lemak @ Geylang Serai: SGD 2,2
  • Sirap Bandung @ Geylang Serai: SGD 1,4
  • Mee Goreng @ Imam Banana Leaf: SGD 4,4
  • Sirap Bandung @ Imam Banana Leaf: SGD 1,8.
  • Snack & minuman: SGD 5
Total pengeluaran hari ketiga: SGD 14,8

Hari 4 (Katong, Little India, China Town, Gardens By The Bay)
Di hari ke empat ini, saya berniat mencari oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman di Indonesia. Karena dari SGD 250 yang saya bawa, masih ada sisa sekitar SGD 70 ditambah deposit hostel dan STP sebesar SGD 30 sehingga sisa uang saya ada cukup banyak sekitar SGD 100.

Di pagi harinya saya pergi ke daerah Katong untuk mencoba laksa di 328 Katong Laksa yang merupakan restauran laksa paling terkenal di Singapura, penyebabnya adalah laksa di restaurant ini berhasil mengalahkan laksa buatan chef terkenal Gordon Ramsay di acara Hawker Heroes Challenge yang diadakan pada bulan Juli 2013. Hanya ada 2 jenis laksa yang dijual di tempat ini yaitu small laksa seharga SGD 5 dan large laksa seharga SGD 7. Saya hanya memesan laksa ukuran kecil, namun porsinya cukup banyak.
328 Katong Laksa

328 Katong Laksa vs Gordon Ramsey

Small Laksa @ 328 Katong Laksa

Setelah sarapan, saya langsung menuju Little India untuk membeli oleh-oleh di Mustafa Centre. Saat itu saya turun di stasiun MRT Little India, seharusnya saya turun di stasiun MRT  Farrer Park sehingga saya berjalan cukup jauh sekitar 1 km untuk menuju ke Mustafa Centre. Ternyata harga souvenir disini tidak semurah yang saya kira, akhirnya saya lebih memilih membeli souvenir di Pagoda Street China Town. Sebelumnya saya membeli makan siang berupa Nasi Chicken Briyani dan Ice Tea si Mustafa Centre Cafe seharga SGD 8.

Di Pagoda Street, saya membeli beberapa set gantungan kunci seharga SGD 2 setiap set nya, 2 buah kaos seharga SGD 5, dan beberapa souvenir lainnya. Disini sempat turun hujan sangat deras, dan membuat saya sedikit kehujanan saat kembali menuju stasiun MRT.

Setelah berbelanja di Pagoda Street saya menuju Gardens By The Bay. Hujan masih belum berhenti ketika saya sampai. Sehingga untuk memasuki taman, saya membeli tiket Shuttle Service seharga SGD 2 untuk pulang pergi. Banyak sekali area yang dapat dijelajahi di taman ini, antara lain Jembatan OCBC Skyway, Heritage Gardens, Dragonfly and Kingfisher Lakes, Flower Dome, Cloud Forest, dan tentu saja yang paling terkenal disini adalah Supertree Grove yang merupakan bangunan berbentuk pohon dengan ketinggian antara 25-50 meter. Spot favorit saya di taman ini adalah Dragonfly and Kingfisher Lakes, disini saya bisa beristirahat menikmati kesejukan danau dan pemandangan indah berlatar belakang gedung Marina Bay Sands.
Supertree Grove @ Gardens By The Bay (cuaca berasap)
Dragonfly and Kingfisher Lake @ Gardens By The Bay

Menjelang malam kondisi badan sudah sangat lelah, karena sudah selama 4 hari saya manghabiskan banyak waktu dengan naik MRT dan berjalan kaki dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Sehingga saya memutuskan kembali ke hostel dan membatalkan rencana saya untuk menyaksikan Laser Show di Marina Bay karena saya khawatir bangun terlambat dan ketinggalan pesawat keesokan harinya.

Pukul 20.00 sebelum sampai di hostel saya membeli Cheese Egg Prata di Imam Banana Leaf seharga SGD 2,5  dan saya bawa ke hostel untuk makan malam.

Pengeluaran Hari Keempat:
  • Laksa @ 328 Katong Laksa: SGD 5.
  • Nasi Briyani & Ice Tea @ Mustafa Centre: SGD 8.
  • Souvenir @ Pagoda Street: SGD 25.
  • Shuttle Service @ Gardens By The Bay: SGD 2
  • Uncle Ice Cream @ Marina Bay: SGD 1,2
  • Cheese Egg Prata @ Imam Banana Leaf: SGD 2,5
Total pengeluaran hari keempat: SGD 43,5

Hari 5 (Kembali ke Bandung)
Pukul 7 pagi saya berangkat dari hostel menuju Changi Airport, terlambat 1 jam dari waktu awal yang saya rencanakan. Di lobby hostel, saya mengambil deposit sebesar SGD 20 dan mengembalikan kunci loker. Untuk menuju Changi Airport saya membeli Standard Ticket MRT karena Singapore Tourist Pass (STP) yang saya miliki sudah habis masa berlakunya. Sampai di Changi sekitar pukul 08.00, saya menuju Translink Ticket Office untuk mengembalikan kartu Singapore Tourist Pass dan mengambil deposit sebesar SGD 10. Namun sayang, counter baru dibuka pada pukul 10.00 sehingga saya memutuskan membawa pulang kartu tersebut karena pesawat yang saya naiki akan terbang pukul 10.40.

Saya kemudian menaiki skytrain menuju terminal 1 keberangkatan. Setelah melewati imigrasi bandara, saya langsung menuju departure gate, dan pesawat AirAsia QZ 366 yang saya tumpangi berangkat tepat waktu pada pukul 10.40.
QZ 366 merapat di Changi Airport

Pengeluaran Hari Kelima:
  • Deposit  Coziee Lodge Hostel: SGD -20.
  • Tiket MRT Kallang - Changi Airport: SGD 2,3
Total pengeluaran hari kelima: SGD -17,7

Total pengeluaran 5 hari 4 malam di Singapura:
Hari 1: SGD 106,9
Hari 2: SGD 50,5
Hari 3: SGD 14,8
Hari 4: SGD 43,5
Hari 5: SGD -17,7
TOTAL: SGD 198 ≈ IDR 2.051.180*
*SGD 1 ≈  IDR 10.360
Lokasi: Singapore

2 comments:

  1. hai, mohon petunjuk untuk ke 328 katong laksa dong, makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung datang dari arah mana. Bis yang langsung lewat 328 Katong Laksa jurusan 10, 10e, 12, 14, 14e, 32, 40, atau 47 dan turun di halte Roxy Square atau Opp Roxy Square.

      Delete