Feb 25, 2016

[Movie Review] Deadpool (2016): The Real Deadpool ala Ryan Reynolds

Kemunculan Deadpool di Film 'X-Men Origins: Wolverine' mendapatkan kritik tajam dari para penggemarnya. Karakter Deadpool di film tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan karakter asli di komik. Dan akhirnya, film solo Deadpool diluncurkan pada tahun ini dengan karakter Deadpool yang sangat berbeda dibandingkan Deadpool di film 'X-Men Origins: Wolverine".

Sinopsis
Wade Wilson (Ryan Reynolds) adalah seorang mantan pasukan khusus dan juga tentara bayaran. Putus asa dengan penyakit yang diidapnya, Wilson memutuskan mengikuti sebuah percobaah ilmiah.

Akibat percobaan ini, Wilson mendapatkan kekuatan penyembuhan yang hebat, sehingga hampir semua luka di tubuhnya akan sembuh seketika. Dengan kekuatan barunya itu, Wilson memburu kelompok yang hampir saja membunuhnya.

Bukan Film Superhero
Deadpool sejatinya memang bukanlah "Superhero", ia lebih dikenal sebagai "Antihero". Antihero sendiri merupakan "wilayah abu-abu" antara Superhero dan Villain. Cara dia memburu Ajax (seorang mutan yang telah membuat ia menderita) sangatlah sadis. Ia membunuh semua orang yang mempunyai informasi mengenai Ajax.

Ryan Reynolds
Ini bukan pertama kalinya Ryan Reynolds membintangi film superhero. Ia pernah juga berperan sebagai Deadpool dalam "X-Men Origins: Wolverine", namun hasilnya sangatlah mengecewakan. Begitu juga penampilannya di sebagai Green Lantern, hasilnya jauh lebih buruk lagi. Namun di film ini ia seakan-akan diberi kebebasan penuh, selain berperan sebagai pemain ia juga berperan sebagai produser. FIlm ini juga tidak banyak mendapatkan intervensi dari pihak studio dan diberi budget yang "hanya" 58 juta dollar saja. Jauh dibandingkan budget  film Fantastic Four sebesar 120 juta dollar yang juga dirilis oleh studio yang sama. Dan hasilnya adalah, Deadpool sukses menjadi Deadpool yang sebenar-benarnya Deadpool yang ada di komik yang kocak, sadis, dan tentu saja memiliki kemampuan 4th Wall Awareness sehingga membuat ia sering berinteraksi dengan penonton.

Sumber Gambar : www.wired.com

Kesimpulan
Bagi para penggemar komik Deadpool, tentu saja film ini menjadi pelepas dahaga karena film ini berhasil menampilkan Deadpool yang sebenarnya. Namun sayang, jalan cerita yang terlalu simpel seakan-akan menegaskan bahwa yang dijual di film ini adalah kelucuan dan kesadisannya saja. Namun tentu saja saya berharap jika ada sequel lanjutan film ini harus dibuat lebih kompleks lagi, lebih bagus lagi jika ada koneksi lebih dengan francise X-Men lain.

"You're probably thinking "This is a superhero movie, but that guy in the suit just turned that other guy into a fucking kebab." Surprise, this is a different kind of superhero story." -Deadpool

Rating: (3.5/5)


Jenis Film : Action, Adventure, Comedy, Fantasy, Sci-fi, Thriller
Produser : Lauren Shuler Donner 
Sutradara : Tim Miller 
Penulis : Rhett Reese, Paul Wernick 
Produksi : 20th Century Fox


Lokasi: Bandung, Bandung City, West Java, Indonesia

1 comment: