May 11, 2016

[Movie Review] Captain America - Civil War (2016): Avengers Disassemble

Salah satu film superhero paling ditunggu tahun ini, Captain America: Civil War merupakan film ketiga dari film Captain America di Marvel Cinematic Universe (MCU). Diadaptasi dari komik Civil War (2006-2007), film ini disebut-sebut melibatkan paling banyak superhero dibandingkan film MCU lain. 

Avengers Disassemble
Penangkapan Brock Rumlow (Frank Grillo) oleh New Avengers yang dipimpin oleh Captain America menimbulkan korban jiwa. Ini merupakan kesekian kalinya aksi Avengers menimbulkan korban setelah kejadian-kejadian lain di New York, Washington DC, Sokovia, dan kejadian lain yang melibatkan Avengers. Hal ini membuat pemerintah Amerika Serikat melalui Menteri Luar Negeri Thaddeus Ross (William Hurt) memaksa para Avengers untuk bekerja di bawah pengawasan PBB melalui perjanjian Sokovia Accords yang sudah disetujui oleh 117 negara di dunia dan akan ditandatangani di Wina, Austria. Avengers terpecah menjadi 2 kubu, Toni Stark (Robert Downey Jr) mendukung Sokovia Accords karena Ia merasa bersalah atas jatuhnya korban jiwa selama aksinya sebagai Avengers, sedangkan Steve Rogers (Chris Evans) menolak dengan tegas perjanjian tersebut karena meskipun dengan berbagai kekurangannya, jalan terbaik adalah tetap bekerja secara independen tanpa intervensi dari manapun.

Transformasi Captain America dan Iron Man
Captain America sudah terbiasa bekerja di bawah perintah dan pengawasan orang lain, karena sejatinya Ia adalah seorang soldier. Sedangkan Iron Man sejak awal kemunculannya sudah terbiasa bekerja sendiri. Namun di film ini seakan keadaan berbalik. Kejadian di Captain America: Winter Soldier membuat Captain America tidak percaya lagi terhadap pemerintah. Ia khawatir pemerintah disusupi oleh para penjahat sehingga memanfaatkan para avangers untuk kepentingan tertentu, berbeda dengan Iron Man justru dalam beberapa film terakhir terlihat "melunak".

Namun Sokovia Accord hanyalah pemicu awal dari konflik kedua kubu. Masing-masing avengers mempunyai alasan tersendiri hingga harus bertikai dengan kubu lawan. Bucky Barnes (Sebastian Stan) menjadi karakter paling central yang memicu pertikaian dua kubu. Selain itu juga ada peran dari  Baron Zemo (Daniel Brühl) yang membuat pertikaian kedua kubu semakin meruncing.

Superhero Baru
Black Panther dan Spider-man akan menjalani debutnya di Marvel Cinematic Universe (MCU) pada film ini. Meskipun singkat, perkenalan kedua karakter ini berlangsung mulus. Film solo dari Black Phanter akan dirilis tahun 2018, sedangkan film baru Spider-man berjudul Spider-man: Homecoming akan dirilis tahun depan.


Kesimpulan
Sebuah film superhero yang megah, dengan banyak karakter yang menawan, dan plot yang menarik dan penyampaian cerita yang baik. Russo Brothers berhasil membuat film yang menarik dengan salah satu adegan aksi terbaik yang pernah dibuat di MCU.

I knew I couldn't kill them. More powerful men than me have tried. But if I could get them to kill each other.
-Helmut Zemo-

Rating (4/5)


Jenis Film : Action, Adventure, Sci-fi
Produser : Kevin Feige
Sutradara : Anthony Russo, Joe Russo
Penulis : Christopher Markus, Stephen Mcfeely
Produksi : Walt Disney Pictures

Lokasi: Bandung, Bandung City, West Java, Indonesia

0 komentar:

Post a Comment