Oct 11, 2016

Maulwi Saelan, Tembok Beton Yang Telah Tiada

Kabar duka datang dari mantan penjaga gawang tim nasional Indonesia era 1950-an. Melalui twitter resmi PSSI @pssi__fai diumumkan bahwa Maulwi Saelan meninggal dunia pada tanggal 10 Oktober 2016 pukul 18.30 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta. Beliau meninggal di usia 90 tahun. Jenazah sudah dimakankan di Taman Makan Pahlawan Kalibata pada hari ini tanggal 11 Oktober 2016. Penggemar timnas generasi sekarang mungkin sama sekali tidak mengenal beliau, namun catatan sejarah menunjukkan bahwa beliau adalah salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Tak heran beliau dijuluki "Benteng Beton" karena kepiawaiannya menjaga gawang timnas.

Andalan Tim Nasional Indonesia
Maulwi Saelan merupakan penjaga gawang andalan Indonesia pada tahun 1954-1958. Prestasinya di timnas cukup mentereng, Maulwi Saelan membawa Indonesia menembus empat besar cabang sepakbola di Asian Games di Manila tahun 1954 dan berhasil membawa Indonesia meraih medali perunggu pada Asian Games selanjutnya tahun 1958 di Tokyo. Namun yang paling diingat publik adalah penampilannya di olimpiade musim panas tahun 1956 di Melbourne, saat itu beliau tampil sangat cemerlang karena berhasil tampil tanpa kebobolan melawan Uni Soviet yang kala itu merupakan salah satu tim terbaik di dunia. Pertandingan yang berlangsung tanggal 17 November itu berakhir imbang 0-0 sampai akhir pertandingan.

Mantan Ajudan Soekarno
Tak hanya piawai dalam menjaga gawang, beliau juga sempat dipercaya menjadi ajudan dari Bung Karno sejak pensiun tahun 1962. Beliau juga merupakan Ketua Umum PSSI pada tahun 1964 dan juga salah satu pendiri Taman Siswa di Kota Makassar.

Sumber Gambar : bangka.tribunnews.com
Lokasi: Bandung, Bandung City, West Java, Indonesia

0 komentar:

Post a Comment