Dec 3, 2018

Tol Bocimi Diresmikan, Transportasi Umum Bogor-Sukabumi Belum Memadai

Tol Bocimi (Sumber detik.com)

Pembangunan Tol harus diiringi juga dengan peningkatan kualitas sarana transportasi umum agar bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Gerimis masih mengguyur di Kota Hujan Bogor. Beberapa Minibus Mitsubishi L300 tua berderet di Jalan Cidangiang, tepat di seberang Terminal Baranangsiang. Tak peduli akan gerimis yang turun, para calo berteriak memanggil-manggil calon penumpang. Minibus-minibus tua tersebut adalah angkutan umum jurusan Bogor-Cianjur dan Bogor-Sukabumi. Untuk membedakan kedua jurusan tersebut, minibus jurusan Bogor-Cianjur biasanya berwarna putih polos, sedangkan minibus jurusan Bogor-Sukabumi berwarna mencolok dan diberi gambar pada badan minibus.

Hari Jumat malam, penumpang ke arah Sukabumi lebih ramai dibandingkan hari biasanya. Banyak penumpang dari Jakarta maupun Bogor yang hanya bisa mengandalkan minibus ini untuk pulang-pergi ke Sukabumi. Jika boleh saya deskripsikan, kondisi minibus sangat mengkhawatirkan. Selain usia minibus yang sudah sangat tua, kondisi di dalam minibus juga sangat tidak nyaman. Jika cuaca sedang panas, cucaca di dalam terasa sangat panas dan hanya mengandalkan angin jendela saja sebagai pendingin. Sedangkan jika sedang hujan, tak jarang air masuk di sela-sela jendela sehingga penumpang yang berada di dekat jendela akan basah terkena air hujan. Sebanyak 15 penumpang harus rela berdesak-desakan karena minibus tak akan berangkat sampai penumpang penuh. Penumpang bisa menunggu 30-60 menit hingga minibus benar-benar penuh. Soal harga jangan ditanya, meskipun harga normal adalah Rp 25.000 rupiah sekali jalan, namun ketika momen-momen libur panjang seperti lebaran dan tahun baru, tak jarang sopir menaikan sendiri tarif hinga lebih dari 2 kali lipat harga normal. 

sukabumiupdate.com
Julukan "mobil setan" sudah turun-temurun melekat pada angkutan ini. Hal ini dikarenakan sopir sering memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi meskipun kondisi lalu lintas sedang macet. Tapi uniknya, hal ini justru manjadi salah satu "keunggulan" karena waktu tempuh menjadi lebih singkat. Sopir seolah-olah sudah menyatu dengan mobil dan jalan karena hapal setiap tikungan dan kondisi jalan baik melalui jalur biasa maupun jalur alternatif.

Tak banyak alternatif angkutan umum Bogor-Sukabumi yang bisa digunakan karena kereta api Argo Pangrango hanya memiliki jadwal keberangkatan 3 kali saja dalam sehari, itupun selalu penuh terutama di akhir pekan. Sehingga harus memesan setidaknya 3-7 hari sebelum keberangkatan agar kebagian tempat duduk. Alternatif lain seperti Trans Travel harganya cukup mahal dan jumlahnya yang masih terbatas.

Mobilitas Jalur Bogor-Sukabumi Sangat Tinggi
Dari pengalaman saya pulang-pergi ke Sukabumi dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan umum maupun kendaraan pribadi, saya berkesimpulan bahwa jalur ini merupakan jalur dengan mobilitas yang sangat tinggi. Banyak pejuang PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad) yang berasal dari Sukabumi dan bekerja di Bogor atau Jakarta yang pulang-pergi setiap minggu nya. Jalur ini juga bisa jadi alternatif ke arah Cianjur jika jalur puncak sedang macet total. Namun sayangnya, jalur Bogor-Sukabumi terkenal dengan kemacetannya yang seakan tak kenal waktu. Jarak 57 kilometer Bogor-Sukabumi bisa ditempuh 5-7 jam. Penyebab kemacetan di jalur Bogor-Sukabumi antara lain karena keluar-masuk karyawan pabrik, pasar tradisional, perbaikan jalan, dan banyaknya kendaraan besar yang melintas di sepanjang jalur Bogor-Sukabumi.

Pemerintah tidak berdiam diri dalam mengatasi hal ini. Di akhir tahun 2013, menteri BUMN Dahlan Iskan meresmikan Kereta Api Pangrango yang menggantikan KRD Bumi Geulis. Namun dengan jadwal keberangkatan hanya 3 kali per hari dan kapasitas gerbong yang terbatas, keberadaan KA Pangrango dirasa masih belum cukup menampung tingginya animo masyarakat. Pembangunan jalur kereta double track harus dipercepat untuk meningkatkan kapasitas penumpang KA Pangrango.

bogor.tribunnews.com

Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi)
Pada 2 Desember 2018 kemarin, Presiden Joko Widodo secara resmi membuka jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I atau ruas Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer. Proyek tol yang mangkrak selama 21 tahun ini sempat dibuka secara fungsional pada libur lebaran tahun 2018 ini. Dengan dibukanya tol Bocimi seksi I ini, Jokowi mengharapkan waktu tempuh Bogor-Sukabumi bisa dipangkas secara signifikan. Menurut Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, masyarakat Sukabumi sangat antusias dengan peresmian tol Bocimi ini. "Tentunya kami atas nama warga Sukabumi mengucapkan terima kasih, paling tidak perjalanan dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi ke arah Ciawi, Bogor atau Jakarta bisa menghemat waktu satu sampai dua jam," kata Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono di Sukabumi.

merdeka.com

Namun dengan diresmikannya tol Bocimi, belum bisa dirasakan manfatnya oleh sebagian masyarakat terutama penumpang kendaraan umum karena kondisi armada yang saat ini tersedia masih belum memadai. Pembangunan Tol harus diiringi juga dengan peningkatan kualitas sarana transportasi umum agar bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Nov 23, 2018

Menumbuhkan Minat Baca Anak dengan Mengunjungi Perpustakaan Nasional


Hari Sabtu tanggal 17 November 2018, saya beserta istri dan anak pergi jalan-jalan ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan nomor 11. Sebenarnya sudah lama sekali istri saya ingin mengunjungi perpustakaan ini, namun karena kesibukan dan lain hal, baru kali ini akhirnya kami berkesempatan untuk berkunjung ke sana.

Sekilas Mengenai Perpustakaan Nasional
Perpustakaan ini baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di bulan Oktober 2017. Sebagai perpustakaan negara, perpustakaan ini memiliki koleksi buku paling lengkap di Indonesia. Dengan tinggi 27 lantai, kabarnya perpustakaan ini merupakan perpustakaan tertinggi di dunia. Setiap lantainya memiliki koleksi buku berbeda, misalnya layanan koleksi buku langka di lantai 14 dan layanan koleksi anak, lansia, dan disabilitas di lantai 7. Nah, lantai inilah yang menjadi tujuan utama kedatangan saya ke perpustakaan ini karena ingin mengajak anak saya untuk bermain dan berkenalan dengan buku.

Transportasi
Lokasi gedung perpustakaan berada tepat di sebrang halte Balai Kota yang bisa diakses menggunakan Transjakarta Koridor 2 (Pulugadung-Harmoni). Untuk menuju halte ini dari berbagai arah di Jakarta, naiklah Transjakarta ke arah halte Harmoni atau Monas, dan dilanjutkan transit menggunakan Transjakarta Koridor 2.

Fasilitas Perpustakaan
Memasuki lokasi Perpustakaan Nasional RI, terlebih dahulu saya melewati sebuah bangunan tua di bagian depan area perpustakaan. Bangunan ini berfungsi sebagai area museum yang berisi sejarah buku dan tulisan di Indonesia. Lalu saya keluar mealui pintu belakang museum dan langsung disambut oleh gedung perpustakaan mewah nan megah setinggi 27 lantai. Terdapat tulisan besar "Perpustakaan Nasional Republik Indonesia" yang sangat mencolok dan ditulis dalam 5 bahasa (Indonesia, Inggris, Prancis, Mandarin, dan Arab).

Gedung Perpustakaan Nasional RI

Untuk alasan keamanan, pada lantai 1 semua pengunjung wajib menitipkan barang bawaannya di loker yang telah tersedia dan diganti dengan tas transparan yang sudah disediakan oleh pengelola. Untuk mendaftar sebagai anggota perpustakaan bisa mendaftar secara online di lantai 2. Namun, saya belum berminat untuk mendaftar, karena tujuan saya kali ini hanya untuk mengajak anak bermain dan membaca buku di lantai 7.

Karena hari sudah cukup siang, sebelum pergi ke lantai 7 saya terlebih dahulu menuju kantin di lantai 6. Kantin di gedung perpustakaan ini cukup bersih, dan harga makanan yang dijual relatif relatif murah. Beruntung saya pergi ke kantin lebih awal, karena tepat jam 12 kantin menjadi sangat ramai, dan antrian pembayaran di kantin cukup panjang. Untuk ibadah sholat, terdapat fasilitas mushola di lantai 6 dan lantai 7.

Satu hal yang saya keluhkan di Gedung perpustakaan ini adalah kurangnya fasilitas lift. Hanya tersedia 5 lift dengan kapasitas 13 orang saja. Dengan pengunjung yang banyak dan gedung yang tinggi, jumlah dan kapasitas lift tersebut masih kurang. Saya bisa menunggu hingga 15 menit hanya untuk naik satu atau dua lantai saja. Disini terdapat eskalator, namun hanya sampai lantai 4 saja.

Layanan Koleksi Anak
Tiba di lantai 7, saya langsung menuju ruang layanan koleksi anak. Ruang ini berisi ratusan buku anak untuk berbagai usia. Terdapat loker dan rak sepatu untuk menyimpan tas dan sepatu. Ruangan di desain sangat berwarna dan dipenuhi berbagai gambar yang membuat anak-anak betah berlarian dan membaca buku di tempat ini. Ada berbagai macam kursi dan meja khusus anak yang bisa digunakan untuk duduk sambil membaca. Disini terdapat pula area playground, namun sayang saat saya kesana area playground sedang ditutup. Di salah satu pojok ruangan, disediakan ruang menyusui bagi ibu jika ingin menyusui anaknya yang masih bayi.

Layanan Koleksi Anak

Menumbuhkan Minat Baca Anak
Minat baca pada anak-anak di Indonesia menunjukkan nilai yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari UNESCO, minat baca anak di Indonesia hanya 0,01% atau dari 10.000 anak, hanya 1 orang anak yang suka membaca. Minat membaca sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan. Oleh karena itu, menumbuhkan minat baca anak sejak dini menjadi sangat penting. Adanya layanan koleksi anak di Perpustakaan Nasional RI diharapkan mampu menumbuhkan minat baca anak-anak di Indonesia. Diharapkan perpustakaan di daerah pun lebih berperan aktif untuk menumbuhkan minat baca anak dengan membangun perpustakaan yang nyaman dan ramah anak.

Anak-anak bermain dan membaca di perpustakaan


Nov 16, 2018

Kopi Luwak MB, Dari Cianjur Dikenal Hingga Mancanegara

Cuaca agak sedikit mendung saat itu, Bapak Budianto (lebih akrab disapa Mas Budi) menyiapkan dua cangkir kopi luwak buatannya untuk sepasang tamunya yang berasal dari mancanegara. Dengan kemampuan bahasa Inggrisnya yang cukup fasih, beliau antusias memberikan panjelasan mengenai bisnis kopi luwak yang sudah beliau jalankan sejak tahun 2010 ini.

Kopi bukanlah komoditas utama dari Kabupaten Cianjur, meskipun sejarah mencatat bahwa Cianjur merupakan pengekspor kopi pertama di Indonesia tahun 1711 di masa kepemimpinan Bupati Raden Aria Wira Tanu III (http://jabarekspres.com/2018/kejayaan-kopi-cianjur-harus-kembali-bangkit/). Cianjur lebih terkenal sebagai kabupaten penghasil beras pandan wangi. Sedangkan wilayah Kecamatan Cipanas yang merupakan tempat kediaman Mas Budi lebih dikenal sebagai tempat wisata alam dan kuliner.

Terinspirasi dari Sebuah Mimpi
Satu hari, Mas Budi bermimpi menangkap seekor musang dan memeliharanya hingga beranak-pinak. Dari mimpi itulah, beliau mencoba untuk memelihara luwak (sejenis musang yang suka memakan biji kopi. Dari hasil berdiskusi dengan komunitas pecinta musang di berbagai wilayah, beliau mempelajari cara memelihara dan membuat kopi luwak. Dan akhirnya usaha kopi luwaknya dimulai sejak tahun 2010. Dari seekor luwak, kini Mas Budi memelihara 10 ekor luwak di kandang sederhana di depan rumahnya.

Proses pembuatan Kopi Luwak tidaklah mudah, dengan indera penciumannya yang tajam, musang luwak hanya akan memakan biji kopi yang sudah benar-benar matang. Biji kopi yang tidak tercerna akan keluar bersama kotoran dan biji inilah yang bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi kopi luwak. Biji-biji kopi tadi harus dijemur selama kurang lebih 4 hari sampai benar-benar kering. Lalu dikupas dan dibersihkan sebelum disangrai selama 2 jam menggunakan api kayu bakar.


Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mencicipi Kopi Luwak MB

Proses fermentasi alami di dalam perut luwak membuat kopi luwak lebih rendah kafein, hal inilah yang menjadikan kopi luwak menjadi kopi termahal di dunia. Di pasaran, harga kopi luwak dalam bentuk biji kopi maupun serbuk dihargai mulai 1 juta rupiah per kg. Kopi Luwak MB sendiri dijual dalam dalam bentuk biji dan bubuk berbagai kemasan dari kemasan sachet 50gr sampai kemasan 1 Kg dengan harga bervariasi antara 100 ribu sampai 3 juta rupiah.

Terkenal Hingga Mancanegara
Meskipun berlokasi di sebuah gang sempit di Jalan Sindanglaya - Cipanas, Mas Budi seringkali menerima tamu dari mancanegara. Banyak agen wisata di daerah Cipanas yang merekomendasikan Kopi Luwak MB sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke negara asal turis. Para Turis itu antara lain berasal dari Malaysia, Singapura, Hongkong, dan yang paling banyak adalah wisatawan asal Timur Tengah. Kopi Luwak MB juga seringkali ikut serta dalam pameran UMKM di berbagai wilayah sehingga Kopi Luwak MB menjadi salah satu produk UMKM unggulan dari Kabupaten Cianjur. Tak jarang pula ada media baik cetak maupun elektronik yang datang langsung ke rumah Mas Budi untuk melihat dan meliput proses pembuatan Kopi Luwak MB.

Selain dijual langsung di rumah dan di berbagai pameran UMKM, Mas Budi juga memanfaatkan online marketplace sebagai sarana untuk memasarkan Kopi Luwak MB. Beliau juga mempunyai akun instagram @kopiluwakmb123 yang sering digunakan mempromosikan produk kopi luwak racikannya. Meskipun belum terlalu optimal, melalui penjualan melalui media online ini terkadang beliau mendapatkan pesanan dari berbagai wilayah di Indonesia. Untuk pengiriman barang ke berbagai pelosok negeri, Mas Budi tidak memiliki kendala, karena bisa dikirim melalui jasa pengiriman seperti JNE yang sudah bisa menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Kehadiran JNE Membantu Pelaku Usaha UMKM
Dengan semakin berkembangnya dunia usaha, terutama melalui media online. Banyak melahirkan UMKM yang beragam dari berbagai daerah di pelosok Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan perusahaan transportasi logistik yang mampu menjangkau seluruh pelosok negeri. Di usianya yang sudah mencapai 28 tahun, JNE yang sudah memiliki lebih dari 6 ribu titik layanan di seluruh negeri sangat membantu bagi para pelaku UMKM di berbagai daerah untuk memasarkan produknya.

*Tulisan ini juga dimuat di Kompasiana, untuk diikutkan pada kompetisi Blog dalam rangka ulang tahun JNE ke-28 dengan tema "Melihat Potensi UMKM di Pelosok Negeri".

Nov 9, 2018

[Movie Review] Apostle (2018) : Pembuktian Kualitas Gareth Evans

Seminggu sebelum peluncuran film The Night Comes for Us, Film Apostle yang disutradai Gareth Evans terlebih dahulu tayang di layanan live streaming Netflix. Gareth Evans selaku sutradara dari film ini sudah tak asing lagi bagi pecinta film di Indonesia (terutama pecinta fim action) karena sudah menyutradai film-film yang diakui secara global dan berhasil mengorbitkan beberapa aktor untuk bermain film di luar negeri seperti Joe Taslim, Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman.

Film yang bersetting tahun 1905 ini memiliki genre yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan film-film yang sudah disutradai sebelumnya oleh Gareth Evans, terlebih tak ada Iko Uwais dan Yayan Ruhian yang biasanya berperan sebagai fight choreographer. Banyak pihak yang meragukan film ini tak akan sesukses dwilogi The Raid.

Sinopsis
Thomas Richardson (Dan Stevens) pergi menyamar ke sebuah pulau untuk menyelamatkan saudari nya yang ditahan dan dimintai sejumlah tebusan oleh sekelompok sekte di sebuah pulau terpencil, dipimpin oleh seorang "nabi" bernama Malcom Howe (Michael Sheen), dan kedua saudaranya Quinn (Mark Lewis Jones), dan Frank (Paul Higgins).

Perjalanan Thomas tak semudah yang ia bayangkan, di tengah pencariannya, ia terpaksa ikut mendalami apa aktivitas sebenarnya dari kelompok sekte tersebut. Ia juga harus berburu dengan waktu, karena para pemimpin sekte mulai mencium keberadaan mata-mata di tengah kelompoknya.

Dan Stevens berperan sebagai Thomas Richardson

Pembuktian Kualitas Gareth Evans
Setelah beberapa tahun absen membuat film, Gareth Evans ahkirnya meluncurkan sebuah film yang dianggap oleh masyarakat memiliki genre sangat berbeda dengan film Evans seperti biasanya. Secara pribadi, justru saya berpendapat melalui film ini Evans justru menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Film bertema cult, horror, maupun thriller pernah ia buat, seperti dalam film Footsteps (2006) V/H/S 2 Segment Safe Haven (2013) dan Killers (2014).

Secara kualitas, film ini banyak mendapat pujian dari kritikus film luar negeri dan mendapatkan rating 88% di Rottentomatoes.

Michael Sheen sebagai Malcom Howe

Kesimpulan
Apostle adalah karya luar biasa dari Gareth Evans, tak seperti Merantau dan Dwilogi The Raid yang hanya kuat di departemen action, film ini memiliki basic story yang kuat dan memberikan banyak pesan positif tentang agama, kekuasaan politik, dan kekuatan alam.

Rating (4/5)


Directed by : Gareth Evans
Produced by : Aram Tertzakian, Ed Talfan, Gareth Evans
Written by : Gareth Evans
Starring : Dan Stevens, Lucy Boynton, Mark Lewis Jones, Bill Milner, Kristine Froseth, Paul Higgins, Michael Sheen
Music by : Fajar Yusekemal, Aria Prayogi
Cinematography : Matt Flannery
Edited by : Gareth Evans
Production companies : XYZ Films, Severn Screen, One More One Productions
Distributed by : Netflix

Dec 18, 2016

[Movie Review] Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (2016): Apakah Muslim Penemu Amerika?

Suksesnya film 99 Cahaya di Langit Eropa yang dirilis pada tahun 2013 dan 2014 tak bisa diikuti dengan sempurna oleh seri berikutnya dengan judul Bulan Terbelah di Langit Amerika yang dirilis tahun 2015. Tak mau pesimis, Falcon Pictures dan Max Picture kembali melanjutkan film petualangan Hanum dan Rangga di Amerika dalam mencari jejak-jejak peninggalan Islam melalui film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2.

Dengan tagline "Apakah Muslim Penemu Amerika?", saya berekspektasi tinggi bahwa film ini akan sangat fokus pada usaha Hanum dan Rangga dalam menelusuri jejak-jejak para pelaut muslim dari Tiongkok yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho. Ekspektasi tinggi ini membawa saya pergi ke Cipinang XXI pada hari Senin, 12 Desember 2016 bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sinopsis
Ketika Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasatya) hendak kembali ke Wina dari New York, Hanum kembali mendapatkan tugas baru untuk menelusuri keberadaan jejak harta karun dari Laksamana Cheng Ho yang berlayar ke Amerika jauh sebelum penemu benua Amerika yang kita ketahui Christopher Colombus tiba. Untuk itu, Hanum dan Rangga harus pergi ke San Francisco untuk membuktikan hal tersebut.

Untuk menyelesaikan misinya selama di San Francisco, Hanum mendapatkan pertolongan dari Azima (Rianti Catwright), yang ternyata juga sedang bermasalah dengan ibunya (Ira Wibowo) yang masih juga belum merestui pernikahannya dan tidak mau mengakui Sarah Husein (Hailey Franco) sebagai cucunya. Sementara itu Stefen (Nino Fernandez) terpaksa harus ikut ke San Francisco untuk menyelesaikan permasalahan cintanya dengan Jasmine (Hannah Al Rasyid).


Apakah Muslim Penemu Amerika?
Pertanyaan besar yang terlintas di benak saya dalam perjalanan ke bioskop untuk menonton Bulan Terbelah di Langit Amerika 2, "Apakah Muslim Penemu Amerika?". Pertanyaan yang juga jadi tagline promosi film ini yang dimuat dalam poster, trailer, dan berbagai materi promosi lain. Tak salah jika akhirnya menimbulkan ekspektasi yang tinggi kepada saya. Namun sayang, saya tidak mendapatkan jawaban yang saya inginkan. 100 menit durasi film tidak dimaksimalkan dengan baik. Cerita justru lebih banyak terfokus ke kisah Azima dan anaknya serta Stefen dan Jasmine. Kisah Hanum dan Rangga dalam menelusuri keberadaan harta karun peninggalan Islam di Amerika justru seperti dikesampingkan. Dan sebuah antiklimaks di akhir film karena bukti keberadaan Laksamana Cheng Ho di San Francisco hanya dijelaskan melalui sebuah narasi singkat yang tentu saja bisa saya temukan dengan mudah di mesin pencari Google.

Diluar konsep cerita yang buruk, film ini masih terselamatkan oleh sinematografi yang cukup baik. Pemandangan yang indah dari beberapa landmark khas Kota New York dan San Francisco cukup memanjakan mata, meskipun sebagian diambil menggunakan teknologi Computer Graphic Imagery (CGI), namun CGI yang digunakan di film ini jauh lebih baik dibandingkan seri-seri film sebelumnya.



Kesimpulan
Ekspektasi yang terlalu tinggi dari saya, akhirnya membuahkan kekecewaan. Pertanyaan utama di film ini "Apakah Muslim Penemu Amerika?"  hanya dijawab di akhir film melalui sebuah narasi yang sangat singkat. Sebagian besar isi film hanya diisi oleh drama permasalahan keluarga dan drama cinta klasik khas sinetron Indonesia.

Rating (3/5)

Sutradara : Rizal Mantovani
Produser : Ody Mulya Hidayat
Penulis : Hanum Salsabiela Rais, Rangga Almahendra, Alim Sudio, Baskoro Adi
Pemeran : Abimana Aryasatya, Acha Septriasa, Nino Fernandez, Hannah Al Rasyid, Ira Wibowo, Boy William, Rianti Cartwright, Yeslin Wang
Musik : Joseph S. Djafar
Penyunting : Ryan Purwoko
Produksi : Falcon Pictures, Max Pictures

Dec 1, 2016

Nikmatnya Makan Nasi Liwet Bareng Keluarga di Saung De Faqih Cianjur

Siapa tak kenal Nasi Liwet. Makanan khas sunda ini cukup digemari banyak kalangan. Biasanya nasi liwet disajikan pada waktu tertentu saja, saat momen-momen spesial ketika berkumpul bersama keluarga atau bersama kerabat terdekat.

Meskipun nasi liwet dapat dibuat sendiri dengan mudah, namun banyak rumah makan yang khusus menyajikan nasi liwet sebagai menu utamanya. Selain rasa, lokasi rumah makan nasi liwet juga menjadi daya tarik tersendiri karena biasanya berlokasi di tempat terbuka dengan pemandangan alam yang memanjakan mata para pengunjungnya.

Nasi Liwet Murah Meriah di Saung De Faqih Cianjur
Baru-baru ini, saya dan keluarga istri saya mengunjungi salah satu rumah makan nasi liwet di Saung De Faqih Cianjur yang belum lama dibuka. Disini disajikan menu paket nasi liwet untuk 2 hingga 3 orang. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, jika dibandingkan dengan beberapa rumah makan nasi liwet lain terutama di Cianjur.

Disini kami memesan paket nasi liwet spesial untuk 5 orang dengan harga 169 ribu rupiah saja. Paket nasi liwet ini sudah termasuk banyak lauk sebagai pendamping seperti gurame, asin peda, tahu tempe, karedok, oseng kangkung dan sayur asem. Tak lupa juga disajikan sambal dan lalapan sebagai pelengkap. Jika masih merasa kurang, kita bisa meminta tambahan lauk lain namun tentu saja dengan harga terpisah.

Untuk urusan rasa memang tak terlalu istimewa, namun nasi liwet yang disajikan dalam kondisi masih panas di dalam kastrol dan juga saung yang nyaman yang didirikan di atas kolam ikan dan dikelilingi oleh pesawahan membuat suasana makan menjadi sangat spesial. 

Lokasi
Rumah Makan Saung De Faqih berlokasi tak jauh dari pusat kota, lokasi tepatnya berada di desa Mekarsari, Panembong - Kabupaten Cianjur. Lokasinya searah dengan The Jhon's Cianjur Aquatic Resort dan didirikan di tengah pesawahan dengan pemandangan yang cantik.


Kesimpulan
Salah satu tempat yang saya rekomendasikan untuk menikmati nasi liwet di Cianjur. Lokasinya dikelilingi pemandangan cantik dan menu yang disajikan cukup lengkap namun dengan harga yang masih terjangkau. Saya sarankan mengunjungi tempat ini dengan keluarga besar atau kerabat dekat apalagi jika datang ketika merayakan momen-momen spesial, akan membuat suasana makan menjadi lebih nikmat.

Galeri Foto
Adik ipar dan istri saya

Pemandangan di sekitar saung De Faqih



Menu makanan dengan harga cukup terjangkau

[Movie Review] Doctor Strange (2016) : Masuki Dunia Sihir ala Marvel

Satu lagi film terbaru keluaran Marvel Studio, meskipun Doctor Strange merupakan salah satu karakter komik Marvel yang cukup populer, karakter yang diangkat kali ini belum pernah muncul di film-film sebelumnya. Doctor Strange hanya sempat sedikit disinggung di film Captain America: Winter Soldier sebagai salah satu target untuk dibunuh oleh Hydra.

Sinopsis
Doctor Strange adalah seorang mantan ahli bedah syaraf yang kehidupannya berubah total setelah terjadi kecelakaan mobil yang membuatnya tidak bisa menggunakan tangannya dengan baik. Ketika berbagai macam pengobatan gagal menyembuhkan tangannya, dia mencari kesembuhan dan harapan di suatu tempat terpencil bernama Kamar Taj. Di sana ia mempelajari bahwa Kamar-Taj bukan hanya tempat untuk menyembuhkan penyakit, tapi juga garis depan dari sebuah pertempuran melawan kekuatan gelap yang tak terlihat. Strange dipaksa memilih untuk kembali ke kehidupan sebelumnya atau meninggalkan semuanya untuk melindungi dunia dari sebagai panyihir terkuat yang pernah ada.

Doctor Strange
Stephen Strange (Benedict Cumberbatch) adalah seorang dokter ahli bedah syaraf. Karirnya yang cemerlang di bidang medis harus berakhir karena sebuah kecelakaan mobil. Dia kehabisan hampir semua uangnya untuk mencoba berbagai teknik penyembuhan. Keputusasaannya membawa dia ke suatu tempat bernama Kamar Taj untuk bertemu dengan The Ancient One (Tilda Swinton). Namun, Kamar Taj bukan hanya tempat untuk menyembuhkan penyakitnya, tapi ia juga belajar mengenai ilmu sihir, ilmu yang belum pernah ia pelajari sebelumnya. Disana ia terpaksa untuk terlibat dalam pertarungan mistis, untuk melindungi Bumi dari ancaman makhluk dari dimensi lain.

The Ancient One
Selama berabad-abad, The Ancient One melindungi Bumi dari ancaman mistis, ia mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang lain mempelajari seni mistis. Namun, salah satu muridnya bernama Kaecilius (Mads Mikkelsen) berkhianat dengan mencoba membawa ancaman dari dimensi gelap. Meskipun menolak di awal, Ancient One akhirnya menerima Doctor Strange sebagai muridnya atas bujukan dari Karl Mordo (Chiwetel Ejiofor).

The Ancient One dan Stephen Strange

Baron Mordo

Baron Mordo merupakan murid setia dari The Ancient One. Ia membantu merekrut dan melatih para murid baru di Kamar Taj. Ketika bertemu Doctor Strange, ia mengundangnya ke Kamar Taj dan meminta The Ancient One untuk melatihnya. Doctor Strange dan Baron Mordo menjadi partner yang cukup solid ketika bertempur dengan Kaecilius untuk menyelamatkan Bumi dari ancaman dimensi gelap.

The Villain
Kaecilius merupakan mantan murid dari The Ancient One yang berkhianat karena tidak diperbolehkan untuk menggunakan kekuatan dari dimensi gelap yang ia percayai bisa mempertemukannya kembali dengan anak dan istrinya yang sudah meninggal. Ia membentuk sekumpulan pasukan untuk mengalahkan The Ancient One dan membawa makhluk dari dimensi gelap bernama Dormammu.

Masuki Dunia Sihir ala Marvel
Dengan dirilisnya Doctor Strange, akan membuat Marvel Cinematic Universe menjadi lebih berwarna. Strange kemungkinan besar akan memiliki peran penting di film Avengers: Infinity War (2018) karena ia menyimpan salah satu infinity stones. Bersama para Avengers lain yang sudah muncul sebelumnya, mereka akan bahu-membahu mengalahkan Thanos yang akan menjadi musuh utama di fim Avengers: Infinity War.


Baron Mordo dan Doctor Strange


Kesimpulan
Meskipun sudah tak asing lagi bagi para pecinta komik Marvel, namun Doctor Strange masih cukup asing penggemar film Marvel yang tak mengikuti seri Komiknya. Meskipun tak sepenuhnya berhasil, namun Scott Derrickson sebagai sutradara dapat memberikan warna baru bagi Marvel Cinematic Universe dengan menghasilkan film yang segar dan cukup menghibur. Pemilihan Benedict Cumberbatch sebagai pemeran Doctor Strange dan efek visual yang canggih merupakan dua hal yang paling menonjol di film ini. Untuk efek visual, boleh saya katakan bahwa ini merupakan yang terbaik jika dibandingkan dengan film-film sebelumnya di Marvel Cinematic Universe.

You think you know how the world works. You think this material universe is all there is. What if I told you the reality you know is one of many? -The Ancient One

Rating (4/5)



Jenis Film : Action,  Adventure , Science Fiction, Fantasy
Sutradara : Scott Derrickson
Penulis : Thomas Dean Donnelly, Joshua Oppenheimer, Scott Derrickson, Jon Spaihts, C. Robert Cargill
Studio : Walt Disney Pictures

Nov 2, 2016

Pengalaman Seru Menonton di Studio Sphere X CGV Blitz Grand Indonesia

Saat ini di Indonesia tak banyak jaringan bioskop yang "bermain" untuk memperebutkan pasar penggemar film yang jumlahnya semakin banyak. Boleh dibilang hanya ada 2 perusahaan saja yang bersaing salah satunya adalah CGV Blitz. Semenjak diakuisisi oleh Cheil Jedang Cheil Golden Village (CJ CGV) dan berubah nama menjadi CGV Blitz, ekspansi terus dilakukan untuk menyaingi Cinema 21 yang sudah bertahun-tahun menjadi pemain tunggal di bisnis bioskop di Indonesia.

Tak lama setelah berubah nama menjadi CGV Blitz, sebuah studio dengan teknologi paling mutakhir dihadirkan di Indonesia yang diberi nama Sphere X. Keunikan studio ini adalah memberikan pengalaman menonton film yang berbeda bagi pengunjung. Ada 3 daya tarik utama yang dihadirkan yakni screen (layar), sound (suara), dan seat (kursi).

Screen, Sound, Seat
Screen
Yang paling menonjol dari Sphere X adalah keunikan bentuk layarnya yang melengkung dan membentang dari langit-langit hingga lantai, dan dari samping kiri ke kanan studio dengan luas seukuran lapangan basket.

Sound
Sphere X didukung oleh 60 buah speaker yang memenuhi seisi studio dengan menggunakan teknologi Dolbi Atmos, sehingga penonton dapat mendengar suara dengan jernih dan menyatu dengan film.

Seat
Kursi didesain dapat mengikuti gerakan tubuh, namun senderan tangan yang terbuat dari kayu dan berukuran kecil bisa mengurangi sedikit kenyamanan jika ada penonton lain di sebelah.

Menyaksikan Film Doctor Strange
Pada minggu 30 Oktober 2016, saya dan istri saya mencoba studio Sphere X di CGV Blitz Grand Indonesia. Film yang saya tonton adalah film terbaru keluaran Marvel Studio yaitu Doctor Strange. Sempat terjadi kendala teknis, film yang seharusnya dijadwalkan untuk tayang jam 11.00 harus mundur sampai 11.40. Tapi sebagai gantinya di akhir film petugas memberikan free voucher yang berlaku selama 1 bulan.
Free Voucher
Ketika pertama kali menonton di Sphere X dengan menyaksikan Doctor Strange, di awal film saya justru merasa sedikit terganggu. Bentuk layar yang melengkung cukup ekstrim justru membuat mata saya hanya fokus ke tengah layar karena bagian pinggiran layar menjadi lebih kecil. Ukuran layar yang besar juga membuat saya merasa tengah layar dan subtitle terasa berjarak jauh padahal saya berada di row G yang biasanya jadi row ideal jika menonton di studio 2D. Namun menjelang pertengahan dan akhir film ketika adegan-adegan action dimulai, saya baru bisa menikmati karena special effect menjadi lebih terasa layaknya menonton di studio 3D, ditambah kualitas suara terbaik menjadikan pengalaman yang unik dan menyenangkan bagi saya.

Kesimpulan
Dengan ukuran layar yang sangat luas dan kualitas suara terbaik, Sphere X memberikan sebuah pengalaman unik dan menyenangkan. Namun CGV Blitz harus sedikit selektif dalam memilih film untuk ditampilkan di studio ini. Film yang menonjolkan special effect dan penuh adegan action akan lebih menyenangkan untuk ditonton di studio ini dibandingkan film drama dan penuh percakapan karena akan membuat mata sedikit lelah karena harus bolak-balik membaca subtitle dan melihat adegan film.

Recommend Seat: Row C-E

Oct 26, 2016

The Kiosk, Tempat Makan Nyaman Dengan Banyak Pilihan Menu

Bandung sebagai ikon Kota Kuliner memiliki banyak tempat menarik untuk dijadikan lokasi wisata. Namun untuk wisatawan luar kota biasanya memiliki waktu yang terbatas untuk mengeksplor beragam kuliner khas Bandung, terlebih dengan kondisi Kota Bandung yang selalu macet di akhir pekan. Tentu akan menjadi menarik jika beragam kuliner Bandung dikumpulkan di suatu tempat sehingga memudahkan para pemburu kuliner untuk mencicipi beraneka ragam kuliner. Konsep inilah yang diterapkan oleh The Kiosk Bandung, dengan bertema food market berbagai kuliner khas Bandung sudah tersedia disini.

Lokasi
The Kiosk setidaknya berada di 5 lokasi di Bandung, semua berada di lokasi strategis di pusat keramaian di kota Bandung.
  1. The Kiosk Ciwalk, Jalan Cihampelas no 160 broadway street SL 21, Kota Bandung, Jawa Barat.
  2. The Kiosk Dago, Jalan Ir. Haji Juanda No. 48, Kota Bandung, Jawa Barat 40000.
  3. The Kiosk Setiabudi, Jalan. Setiabudi No. 46 Lantai 2, Kota Bandung, Jawa Barat.
  4. The Kiosk Braga, Braga CityWalk, G Floor unit 56, Jl. Braga no. 99-101, Kota Bandung, Jawa Barat 40111.
  5. The Kiosk Baltos, Balubur Townsquare 3rd Floor, Jalan Taman Sari, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tempat Nyaman
Meskipun berlokasi di 5 tempat berbeda, namun semua memiliki konsep yang sama. Kenyamanan menjadi salah satu ciri khas dari The Kiosk. Ada beragam jenis kursi dan meja yang disediakan sehingga pengunjung bisa memilih meja sesuai keinginan.

Banyak Pilihan Menu
Pilihan menu yang disediakan The Kiosk sangat banyak, mulai dari makan berat seperti nasi liwet dan nasi gudeg, hingga cemilan ringan seperti ketan bakar dan pisang bakar ada disini. Minumannya pun tak kalah banyak, namun untuk minuman saya rekomendasikan Anda untuk memesan Teh Poci. Minuman ini disajikan dalam keadaan panas menggunakan poci lengkap dengan gula batu dan bisa dinikmati beramai-ramai.

Kesimpulan
Salah satu tempat makan yang bisa digunakan sebagai tempat bersantai dan berkumpul bersama orang-orang terdekat. Meskipun harga yang ditawarkan lebih mahal dibanding tempat serupa di Bandung, namun tempat yang nyaman akan membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati beragam pilihan menu yang disajikan.

Oct 16, 2016

[Review] Muslim Pro, Aplikasi Muslim Android Paling Lengkap

Di kesempatan ini saya akan mengulas aplikasi android yang baru-baru ini saya download di Google Play yang bernama Muslim Pro. Aplikasi ini dibesut oleh developer asal Negeri Singa bernama Bitsmedia Pte Ltd. Secara total, muslim Pro sudah didownload oleh lebih dari 30juta kali di seluruh dunia.

Mungkin sebagian besar diantara anda sudah memiliki aplikasi ini di smartphone anda, namun tidak bagi saya. Sebelum mendownload aplikasi ini, saya punya satu folder yang berisi beberapa aplikasi muslim seperti Al-Quran digital, jadwal sholat, kumpulan doa, dan beberapa aplikasi muslim lain yang berdiri sendiri-sendiri. Berbeda dengan aplikasi Muslim Pro ini, semua sudah lengkap berada di satu aplikasi ini, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi saya dan juga dapat sedikit mengurangi memori karena file awal Muslim Pro hanya mempunyai kapasitas 6 MB saja, jika dibandingkan dengan sebelumnya total beberapa aplikasi bisa menghabiskan kapasitas memori di atas 50 MB.

Aplikasi Muslim Android Paling Lengkap
Seberapa lengkap aplikasi Muslim Pro? Dari yang saya catat, setidaknya ada 15 fitur yang ada di aplikasi ini.

1. Waktu Sholat
Fitur utama di aplikasi ini adalah notifikasi waktu sholat. Jadwal bisa menyesuaikan dengan lokasi dimana kita berada dan jadwal sholat yang ditampilkan mengikuti jadwal dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

2. Penunjuk Arah Kiblat
Fitur ini sangat berguna karena bisa menunjukkan arah kiblat dengan sangat akurat, juga bisa digunakan untuk mengevaluasi arah kiblat yang selama ini kita gunakan apakah sudah benar atau belum. Namun sayangnya, fitur ini tidak bisa digunakan jika smartphone tidak dilengkapi dengan magnetic sensor .

3. Al-Quran Digital
Al-Quran pada aplikasi Muslim Pro sudah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia sehingga tidak usah khawatir akan keasliannya. Selain itu, audio pembacaan Al-Quran juga tersedia, namun harus diunduh terlebih dahulu.

4. Kalender Hijriyah
Fitur ini sangat membantu untuk para muslim yang ingin menandai tanggal-tanggal tertentu di bulan hijriah, terutama jika ingin melaksanakan puasa sunnah di tanggal-tanggal tertentu. Selain itu, dalam kalender hijriah ini juga bisa dilihat tanggal perayaan beberapa hari penting dalam Islam.

5. Pesan Bergambar
Bagi orang yang suka membuat profil picture atau sharing gambar-gambar islami, bisa dengan mudah menggunakan fitur ini. Terdapat banyak gambar bernuansa Islam yang bisa diedit dengan menambahkan beberapa kalimat.

6. Komunitas
Ingin mendapat pahala dengan mendoakan orang lain? Atau justru ingin didoakan oleh banyak orang? Tinggal buka saja fitur komunitas di aplikasi Muslim Pro.

7. Tempat Makan Halal
Sangat membantu untuk mencari tempat makan halal khususnya jika sedang berada di luar negeri.

8. Lokasi Masjid
Sama seperti fitur tempat makan halal. Fitur ini sangat membantu untuk mencari masjid, terutama di luar negeri.

9. Jadwal
Jadwal yang terdapat di fitur ini adalah jadwal sholat, namun berbeda dengan fitur "Waktu Sholat", fitur ini menampilkan jadwal sholat yang sudah dibuat menjadi tabel dan dapat dishare di media sosial ataupun di save di memori handphone.

10. Kumpulan Doa
Terdapat 132 doa sehari-hari yang bisa dibaca sebagai Hisnul Muslim (Perisai bagi umat muslim).

11. Surat & Ayat Populer
Kumpulan beberapa surat dan ayat yang populer seperti Al-Fatihah, ayat kursi, dan beberapa surat dari juz ke-30.

12. Tasbih Digital
Bershalawat semudah bermain candy crush, fitur ini bisa digunakan sebagai pengganti tasbih, dapat disetting untuk 33 atau 99 biji mata tasbih.

13. Syahadat
Kalimat syahadat dalam bentuk audio dan visual.

14. Asma Al-Husna
99 sifat Allah yang dapat dibaca ataupun diputar dalam bentuk audio.

15. Kalkulator Zakat
Fitur yang dapat digunakan untuk menghitung besaran zakat penghasilan yang harus disalurkan perbulan ataupun per tahunnya.


Kesimpulan
Aplikasi Muslim Pro merupakan alternatif aplikasi android terbaik bagi umat muslim karena memiliki fitur yang lengkap dan tampilan yang baik serta dapat dipercaya karena sudah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.